0 di keranjang

Tidak ada produk di keranjang.

Inilah metode Bercocok tanam yang ramah lingkungan

Memulai bercocok tanam dengan pot yang telah diserasikan dengan tanaman dapat mempengaruhi penampilan tanaman secara keseluruhan, oleh karena itu, pot yang dipilih harus sesuai dengan tanaman yang akan ditempatkan kedalamnya, yang mana keserasian antara wadah pot dengan tanaman akan menambah keindahan tanaman serta dapat meningkatkan nilai estetika pada tanaman tersebut. Akan tetapi dominan pot yang digunakan oleh para penghobi adalah plastik yang mana Plastik adalah Polimer, rantai panjang atom yang mengikat satu sama yang lain, plastik awalnya ditemukan pada bangsa Olmec di Meksiko sekitar 150 tahun yang lalu sebelum masehi. terlepas dari bahasan tersebut yang harus ditanggung alam dari keberadaan sampah plastik adalah populasi sampah plastik yang semakin menggunung, sebab, plastik merupakan limbah yang sangat sulit terurai yang diperkirakan plastik akan terurai 100-500 tahun. Akibatnya sampah plastik berlebihan dapat mencemari Air, Laut, Tanah bahkan Udara. Disini kita tau plastik memiliki manfaat untuk kehidupan, hanya saja masalahnya adalah unsur plastik yang susah terurai. Oleh karenanya tidak ada salahnya jika kita menggunakan sesuatu yang lebih ramah lingkungan untuk hobi, agar kita dapat saling bertoleransi dengan alam.

Bunga krisan

Ada sebuah informasi penting yang perlu kita sampaikan disini, yaitu telah ditemukan metode menanam tanpa menggunakan wadah, yaa semacam pot atau wadah lainnya, nama metodenya adalah kokedama. Umumnya, tanaman hias dibiarkan tumbuh secara normal sesuai dengan sifat pertumbuhan dari tanamannya. Namun seiring dengan berjalannya waktu kreativitas mulai berkembang, salah satu yang sedang populer sekarang adalah metode menanam kokedama, yang mana kokedama merupakan metode menanam tanpa pot. Bahkan bukan hanya itu, dengan menggunakan metode tersebut disinyalir dapat mengurangi limbah plastik

Hobi bercocok tanam dengan menggunakan teknik kokedama merupakan salah satu cara untuk mensiasati pengurangan limbah, sebab dominan penggunaan dari metode tersebut berasal bahan bahan yang mudah lapuk, seperti contohnya: serabut kelapa, tapi kain, dan benang, yang semua komponen tersebut tentu saja sangat mudah lapuk. Oleh karennya dengan menggunakan metode menanam kokedama setidaknya kita mengurangi dampak limbah yang dapat mengganggu ekosistem pada masa depan

Jadi intinya adalah menanam dengan metode kokedama lebih ramah lingkungan. Nah, yang mau mengetahui tentang metode menanam kokedama silahkan cek tautan dibawah

INFORMASI YANG MUNGKIN ANDA BUTUHKAN

tanaman kokedama jepang

Dari mana negara asal kokedama ?

Jenis tanaman hias dapat menciptakan suasana yang berbeda, tergantung dari tiap karakteristik dari tanaman tersebut,...

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ibad garden (@ibadgarden) pada

Tulis Komentar