0 di keranjang

Tidak ada produk di keranjang.

Definisi dan Pengertian kokedama

Ini mungkin adalah salah satu solusi yang bisa menjadi opsi dan paling masuk akal untuk diadopsi saat ini, sebab banyak sekali penghobi tanaman yang kesulitan menanam, entah itu karena memang tidak bisa atau memang sudah terbangun cara berfikir tangan panas dan tangan dingin.

Kalau menurut saya pribadi, engga ada tuh tangan dingin dan tangan panas, yang ada mungkin intensitas perawatan yang tidak relevan dengan jenis tanaman yang dirawat, ditambah lagi nenek moyang kita terlahir sebagai petani, Buktinya sampai di detik ini Banyak jenis rempah-rempah yang tumbuh dengan baik diindonesia, yang Pada abad ke-14 rempah-rempah baru sampai di Mediterania.

“itu pun saat bangsa-bangsa Eropa mulai mencarinya sendiri”

Belum lagi Indonesia dikenal dengan Negara agraris yang sumber kekayaan hayatinya teramat banyak. Dengan kata lain nenek moyang kita adalah petani, Mungkin saja nenek moyang kita berprinsip “bertani untuk hidup dan hidup untuk bertani”

Toh zaman dulu belum ada teknologi semacam saat ini !

UDAH DEH Dari tadi bahas sejarah mulu. Lanjut kebahasan utama

Okey. Biar topiknya engga melebar kita lanjut ke bahasan utamanya yaitu KOKEDAMA.

kokedama

KOKEDAMA ADALAH semacam metode cara menanam tanaman hias tanpa menggunakan pot, sebab media tanam atau ruang hidupnya sudah terbalut penuh dengan media tanam. Jadi kokedama adalah metode menanam bukan jenis tanaman

Perlu saya perjelas disini

Masih banyak orang yang beranggapan atau mengasumsikan bahwa kokedama adalah jenis tanaman. Yaa sebetulnya engga salah juga sih kebanyakan orang mengasumsikan seperti itu, karena mungkin sampai saat ini belum ada yang jelasin secara spesifik mengenai kokedama. Oleh karenanya dalam bahasan ini saya mau jelasin bahwa kokedama bukan jenis tanaman melainkan metode menanam.

Jika kokedama adalah metode mananam berarti semua jenis tanaman bisa di kokedama ?

Yaa engga semua juga, yang pasti akar tanaman yang akan dibuat menjadi kokedama tidak boleh besar dan panjang. Contohnya seperti: pohon palem atau bibit buah buahan

Sampai disini faham yaa !

Okey saya lanjut ke bahasan berikutnya

Darimana asal kokedama

Ide membuat kokedama dibuat pada era Edo di Negara Jepang pada tahun 1603 hingga 1868, yang mana era edo adalah era dimana saat Jepang dipimpin oleh seorang syogun, yakni seorang pimpinan tertinggi dalam militer dan samurai yang sangat di segani oleh rakyatnya kala itu

Metode menanam ini memiliki sejarah dinegara tersebut dengan tujuan menggabungkan unsur seni menanam dengan budaya dari negeri tersebut.

Mirip seperti bonsai

Hanya saja lain halnya bonsai lain halnya juga kokedama. Jika bonsai memiliki alur konsep, seperti contohnya konsep slenting yang di tumbuhkan secara miring, atau konsep Moyogi terlihat Tegak Berkelok-kelok atau Han-Kengai yang terlihat seperti menggantung.

Akan tetapi kokedama justru mengadopsi prinsip seni ketidak sempurnaan, ketidak teraturan, namun terlihat natural hal ini diperkuat dengan tradisi filosofi seni dari jepang yang digunakan oleh metode tersebut yakni Wabi-Sabi yang artinya natural

Dan kokedama juga merupakan 2 kata yang terpisah, yaitu:

  • KOKE artinya LUMUT
  • DAMA artinya BOLA

Maka jika diartikan dalam bahasa indonesia adalah LUMUT BOLA atau BOLA LUMUT, atau juga dapat diartikan tanaman yang dikemas dalam bola lumut yang didalamnya terdapat sejumlah komponen media tanam yang dibentuk bundar.

Intinya kokedama adalah semacam metode mananam tanaman tanpa pot

Jadi itulah defenisi pengertian kokedama. Jika mungkin anda sekalian punya opini yang lain tentang kokedama silahklan tuliskan di kolom komentar

Malas baca ? cek aja videonya

KEUNGGULAN KOKEDAMA

Sampai disini mungkin ada yang penasaran. Apa sih keunggulan KOKEDAMA !
Okey, untuk menjawab rasa penasaran anda maka saya juga akan menjelaskan beberapa keunggulan dari metode tersebut

1. RAMAH LINGKUNGAN

Dominan pot yang digunakan oleh para penghobi adalah plastik yang mana Plastik adalah Polimer, rantai panjang atom yang mengikat satu sama yang lain, yang mana sampah plastik merupakan salah satu sampah yang sangat sulit diuraikan. Dan taukah anda bahwa dari hal itu semua Alamlah harus menanggung dari keberadaan sampah plastik yang mengendap selama belasan atau bahkan ratusan tahun, yang saat ini kita meyakini bahwa sampah plastik semakin menggunung. Disini juga kita tau plastik memiliki manfaat untuk kehidupan, hanya saja masalahnya adalah unsur plastik yang susah terurai. Oleh karenanya tidak ada salahnya jika kita menggunakan sesuatu yang lebih ramah lingkungan untuk hobi.

Dalam berita yang dilansir CNN Indonesia, Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK Tuti Hendrawati menyebut total sampah di Indonesia akan mencapai 68 juta ton di tahun 2019. Sampah plastik sendiri akan mencapai 9,52 juta ton atau sebanyak 14 persen dari total sampah yang ada.

Berdasarkan data Jambeck (2015) Indonesia berada di peringkat kedua dunia penghasil sampah plastik ke laut yang mencapai sebesar 187,2 ton setelah Cina yang mencapai 262,9 juta ton.

Yaa setidaknya ikutlah berpartisipasi untuk mengurangi sampah plastik yang semakin lama semakin menggunung.

Baik pada artikel sebelumnya kita sudah menyarankan bahwa menanam dengan teknik kokedama adalah salah satu solusi yang bisa menjadi opsi yang paling masuk akal untuk diadopsi saat ini, Mungkin alasan ramah lingkungan menjadi salah satu alasan yang paling masuk akal. Ini karena dapat mensiasati pengurangan limbah plastik, yang mana dominan komponen penggunaan dari metode tersebut berasal bahan-bahan yang mudah lapuk, seperti contohnya: serabut kelapa, tali kain atau semacamnya, dan benang, yang semua komponen tersebut tentu saja sangat mudah lapuk. Oleh karenanya dengan menggunakan metode menanam kokedama setidaknya kita dapat mengurangi dampak limbah yang dapat mengganggu ekosistem pada masa sekarang dan masa depan

2. MUDAH PERAWATAN

Fitur tambahan yang jika menanam dengan metode ini adalah tingkat perawatan dapat dikurangi, entah itu dalam perawatan jangka pendek ataupun jangka panjang, ini karena kandungan unsur zat yang terkandung pada media tanam. Salah satu media tanam yang direkomendasikan untuk pembuatan kokedama adalah cocopeat serabut, yang mana media tanam tersebut memiliki unsur hara yang sangat kompleks, bahkan menjadi salah satu media tanam terbaik di indonesia. Selain itu media tanam cocopeat juga merupakan salah satu media tanam yang sangat rendah terhadap pelapukan masa.

3. HEMAT AIR

Perlu diketahui bahwa 70 persen tubuh tumbuhan tersusun atas molekul air. Air berfungsi sebagai bahan baku tanaman dalam proses fotosintesis dan juga dapat menjaga kelembaban tumbuhan agar tidak layu. Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, air diserap oleh akar dan dikirimkan ke daun, tempat dimana tanaman melakukan fotosintesis.

Penyerapan air pada daun tanaman dilakukani dengan cara membuka stomata untuk melakukan penguapan. Stomata adalah celah kecil pada epidermis daun yang berfungsi sebagai tempat pertukaran karbondioksida dan oksigen, hasil fotosintesis.

Stomata akan melakukan penguapan air, namun akan menutup untuk menghemat air jika kondisi lingkungan dalam kondisi kering. Air yang menghantarkan unsur mineral kepada daun, akan ikut menguap seiring dengan terbukanya bagian stomata. Namun air tersebut akan digantikan kembali pada saat kondisi konstan atau inilah yang disebut dengan siklus transpot air berkelanjutan.

Secara dasar morfologi organ yang memacu pertumbuhan dari tanaman adalah air, maka air sangat berperan penting dalam siklum pertumbuhan tanaman. Oleh karenanya Poinnya adalah jangan sampai air yang diberikan kepada tanaman terlambat

Namun Dengan menggunakan teknik kokedama, penggunaan air dapat dikurangi, sebab gumpalan dari media tanam yang telah dibuat dapat mengikat air secara baik, bahkan pada sisi penyiraman hanya diperlukan beberapa minggu 1 kali saja

4. MEMUDAHKAN PENYIRAMAN

Sudah bukan rahasia lagi jika salah satu aktivitas menyiram tanaman untuk sebagian kalangan sangat merepotkan, sebab yang diungkapkan bukanlah menyiram tanamannya, melainkan durasi waktu yang dimiliki oleh beberapa penghobi yang sangat minim, Entah itu karena bentrok dengan pekerjaan ataupun dengan beberapa aktifitas lainnya. Untuk itu kokedama merupakan sesuatu yang sangat masuk akal, sebab dapat meminimalisir penyiraman, yang mana penyiraman hanya dilakukan dengan perendaman saja selama 20 menit saja per 1 minggu 2 kali

5. MEMUDAHKAN PEMULA

Penampilan tanaman hias yang menggunakan metode kokedama tidak kalah menarik dengan tanaman hias yang dikemas didalam wadah pot, bahkan salah satu keunggulan lain dari kokedama adalah dapat membuat tampilan tanaman jauh-jauh lebih menarik, namun yang paling penting adalah motode ini dapat meminimalisir perawatan

Di bahasan sebelumnya juga sudah kita ungkapkan bahwa media tanam yang digunakan oleh kokedama sangat kompleks bahkan gumpalannya dapat menyimpan air dengan sangat baik. oleh karena itu bagi pemula yang akan atau memulai bercocok tanam, maka kokedama merupakan salah satu alternatif yang paling rasional, yanag mana intensitas pada sisi perawatan rutin seperti:

Penyiraman dan pemupukan dapat dikurangi Karena media tanam yang dijadikan ruang hidupnya sudah terbalut penuh dengan berbagi macam komponen pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman termasuk dengan penyiraman

6. MEMACU KREATIFITAS

Kreativitas merupakan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk memberi ide kreativ dalam memecahkan masalah atau sebagai kemampuan untuk melihat hubungan-hubungan yang baru antara unsur-unsur yang sudah ada sebelumnya.

Hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa kokedama dapat dikembangkan lebih luas, atau bahkan di masa depan akan tercipta sebuah metode menanam yang diluar perkiraan kita. Nah salah satu pintu menuju evolusi menanam mungkin ada pada metode menanam dengan teknik kokedama, sebab metode kokedama adalah satu hasil pengembangan metode menanam

7. MEMINIMALISIR STRES TANAMAN

Memperlakukan tanaman hias sangat membutuhkan ketelatenan, sebab tanaman yang beli dan ditanam akan mengalami stress, entah itu stres iklim ataupun stress yang diakibatkan oleh cuaca, bahkan akhir-akhir ini, stres yang paling sering di alami oleh para penghobi tanaman adalah ketika proses penanaman ataupun dipindah tanamkan

Hal tersebut tentu tidak akan berlaku atau setidaknya dapat dikurangi jika tanaman yang ditanam menggunakan metode kokedama, sebab metode ini sangat menjaga stabilitas perakaran bahkan jika dipindah tempatkan pun tanaman tidak akan mengalami stres berkepanjangan, sebab kondisi bagian perakaran dalam kondisi stabil. Jadi dengan menggunakan metode ini tingkat keberhasilan bercocok tanam dapat ditingkatkan

8. MEMPERMUDAH PENGIRIMAN

Perlu diketahui tanaman yang dibeli adalah mahluk hidup yang bisa saja bermasalah. Maksud bermasalah disini adalah kendala pengiriman. Permasalahaan yang sering dihadapi oleh konsumen ketika ingin membeli tanaman secara online adalah stres tanaman, yang seringkali ketika tanaman diterima dalam kondisi rontok daun atau semacamnya. Tentu saja hal tersebut tidak sepenuhnya berlaku untuk kokedama, ini karena kemasan yang dikirim pada saat anda akan order tanaman hias dengan metode mananam kokedama dirasa lebih aman, sebab media tanaman yang dijadikan ruang hidupnya lebih konstan dengan tingkat kelembaban media tanam lebih terjaga

9. MENGURANGI TINGKAT KELAYUAN

Kelayuan tanaman yang dibeli secara online bisa diakibatkan oleh stress tanaman pada saat pengiriman, yang mana kelayuan terjadi karena tanaman yang dikirimkan harus melalui proses perjalanan yang panjang dengan metode pengiriman pengurangan media tanam.

Kelayuan tanaman biisa diakibatkan oleh tingkat penguapan tinggi pada saat diperjalanan, hingga berdampak pada rontok daun dan bunga. Namun tentunya masalah tersebut setidaknya bisa dikurangi, sebab yang sudah tadi kita jelaskan tadi bahwa kondisi tanaman akan lebih baik sebab media tanam dalam kondisi konstan. Oleh karenanya, sangat disarankan ketika anda membeli tanaman online belilah tanaman yang sudah dikemas dalam mode kokedama

10. MENGURANGI DAMPAK PENGURANGAN MEDIA TANAM

Masalah tersebut menjadi alasan yang sering dihadapi oleh beberapa penjual tanaman hias secara online, ini karena ada beberapa pertimbangan yang rasional. salah satunya adalah Pengurangan media tanam untuk menghindari ongkos kirim yang membengkak yang dibebankan kepada konsumen, tentunya

Namun Pengurangan media tanam untuk menghindari ongkos kirim bukanlah solusi untuk saat ini, sebab yang perlu diperhatikan disini adalah tidak semua pembeli faham cara memperlakukan tanaman ketika menerima tanaman, bahkan parahnya lagi imbas dari pengurangan media tanam adalah tanaman rentan mati. Memang hal tersebut tergantung dari kebutuhan, namun yang ingin kita pertegas disini adalah konsumen pemula. yang mana tidak semua penghobi faham cara memperlakukan tanaman hias. maka dari itukita sangat menyarankan jika anda merasa belum faham cara menanam, kita sarankan belilah tanaman yang dalam mode kokedama, ini demi menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Terlepas dari apa yang kita sampaikan, semua pilihan ada pada anda, karena apa yang kita sampaikan adalah berdasarkan sudut pandang yang mungkin saja tidak semua orang menyetujuinya

Hanya saja kita akan selalu berupaya memberikan informasi sebaik mungkin.

Nah, di akhir bahasan ini kita ucapkan terimakasih telah berkunjung semoga informasinya bermanfaat.

Saya hamdan mubarok, menucapkan terimakasih telah membaca artikel ini semoga informasinya bermanfaat


Nah disini juga ibad garden akan menjelaskan mengenai beberapa pertanyaan yang berkembang mengenai kokedama. Silahkan cek tautan dibawah

INFORMASI YANG MUNGKIN ANDA BUTUHKAN

kokedama

Menanam ramah lingkungan

Dominan pot yang digunakan oleh para penghobi adalah plastik yang mana Plastik adalah Polimer, rantai...

tanaman kokedama jepang

Dari mana negara asal kokedama ?

Jenis tanaman hias dapat menciptakan suasana yang berbeda, tergantung dari tiap karakteristik dari tanaman tersebut,...

1 Komentar

  • Puzz

    Terima kasih infonya

Tulis Komentar